Senin, 03 Agustus 2015

I'm not the Only One (Part I)



Aku bukan satu-satunya :)

Satu kata itu yang begitu saja terbesik di benak saya. Pertemuan kemarin, kejadian beberapa tahun ini, hari ini dan sebuah pesan dari seseorang yang penting hari ini membuat saya terdasar "I'm not Only One".

#Kejadian Dua Tahun Lalu
Setahuku, aku memiliki segalanya. Aku orang yang kuat. Dan karena begitu kuatnya, aku menjadi begitu kaku. Sesuatu yang tidak sesuai kehendakku, tendang jauh-jauh. Ketidakberhasilan, usahakan lagi sampai dapat. Usaha, usaha terus sampai semua hal yang diinginkan tercapai. Yang tidak sesuai ubah. Kalau tidak bisa diubah, paksa ubah. Rombak semua. Begitulah kira-kira hingga pada suatu titik, sebuah hal terpenting dalam hidupku berubah. Efeknya, seperti seorang anak yang orangtuanya bercerai.

(perubahan yang IBARAT ortu yang cerai) Gimana ya, pasti susah deh nerima kalau orang tua kita yang biasa tinggal serumah tiba-tiba pisah. Sesuai karakteristikku, maka aku pernah mengubah situasi. Aku coba lakukan sesuatu agar perubahan yang terjadi kembali seperti semula. Sayangnya, apa yang telah berubah tak mampu kuubah lagi.

Pada satu titik itu, semua terasa berat. Apa-apa terlihat buruk. Semua hitam. Legam. Semua salah. Semua terlihat tidak tepat. Dunia sangat gelap. Gelap hingga tak terlihat siapapun yang ada. Dalam kegelapan tentu tak mampu melihat apapun. Tidak terlihat ada teman, hingga mungkin aku saling bertubrukan entah dengan siapa. Tubrukan yang membuat luka, entah dibagian tubuh mana. Luka yang akhirnya menimbulkan rasa sakit yang tak terilustrasikan. Sakit yang akhirnya membuat menangis sepanjang hari (bagian nangis ini agak lebay ya, gak sepanjang hari juga sih, tapi hampir tiap hari, wkwkwk). Hari-hari yang berat. Sulit. Aku satu-satunya yang seperti ini.

Merasa sendiri,
Membawa beban ini, kemana-mana
Berpikir mengakhiri semuanya,
Kabar baiknya, tapi aku bertahan hingga mampu menulis ini.
Bagaimana caranya?
Ah, inilah yang disebut dengan "Sudah jalannya",
Sebuah perjalanan seru, dimulai disini.


(Lanjutan Part II)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar