Minggu, 02 Februari 2014

Great Day

Biarlah apa yang menjadi disini, tertinggal disini #ubud


Hari ini saya dan seorang teman relawan KISARA mengikuti pelatihan hari kedua di UBUD. Pelatihan undangan dari The Bali Chidren Project ini merupakan pelatihan fasilitator. Berkaca dari pelatihan hari pertama yang membuat kelelahan pada kami, kami memutuskan untuk menginap di sebuah tempat yang telah disediakan oleh BCP.

Nah, sembari mengisi waktu luang mumpung di ubud nih, kami memutuskan jalan-jalan. Awalnya sih kami memutuskan untuk ke sebuah toko roti untuk membeli beberapa buah roti yang mejeng di sana. Puas dengan mendapatkan beberapa roti, kami akhirnya mencari tempat memakannya. Nah, si Ari nih yang tahu banyak tempat ngajak untuk pergi ke sebuah restoran yang letaknya di dekat sawah. Maksudnya untuk mencapai tempat tersebut kami harus melewati sawah, yang uniknya di sawah ini ada banyaak kunang-kunangnya.



Sumpah, jalan menuju ke restoran tersebut gak bagus banget. Saya musti turun motor dan jalan kaki biar motornya bisa berjalan (ada kemungkinan karena kami sama-sama kelebihan berat badan,wkwkw #skip). Jalan beberapa lama, akhirnya kami sampai di jalan yang sangat sempit yang hanya bisa di lalui satu motor. Dan, woooow, benar di tengat sawah ada banyaaak kunang-kunang. Sangat cantik. Well, dalam hati saya berucap semoga suatu hari nanti saya dan seseorang yang mencintai saya dapat ke tempat ini. Menikmati pemandangan secantik ini adalah hal yang menyenangkan (apalagi sama pacar). Ternyata oh ternyata bukan hanya saya yang kagum dengan tempat ini. Ari juga. Nah, saking terlenanya dia dengan pemandangan itu maka jatuhlah kami ke sawah. Kakinya kepeleset sehingga masuk ke selokan sawah yang menyebabkan motor kami oleng dan jatuh ke sawah. Yaah, batal deh pergi ke restorannya. Tapi kami tetap tertawa gembira karena hari ini sungguh konyol. Jatuh ke sawah, haa. Coba deh, seru banget loooo :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar